Berusia 400 Tahun! Hiu Ini Disebut Hidup Sejak Era Shakespeare Kini Menjadi Hewan Langka

Sebagian hiu Greenland yang masih berenang di lautan saat ini kemungkinan telah hidup sejak masa William Shakespeare.

Advertisement
Your Ad Could Be Here
728×90 — Responsive Leaderboard

Hingga kini, para ilmuwan masih berusaha menjawab berbagai pertanyaan mendasar mengenai hiu Greenland, mulai dari rahasia umur panjangnya hingga aspek paling dasar tentang kehidupan spesies tersebut.

Pemburu Lambat yang Misterius

 Hiu Greenland merupakan predator sekaligus pemakan bangkai yang hidup menyendiri di laut dalam. Mereka memang dikenal berenang sangat lambat, tetapi tetap mampu memangsa anjing laut dan berbagai hewan lain.

Spesies ini memiliki kemampuan mengisap mangsa dengan sangat kuat sehingga dapat menelan mangsa secara utuh.

“Hiu Greenland memang bergerak lambat sehingga selama ini lebih dikenal sebagai pemakan bangkai. Namun, pada kesempatan tertentu mereka juga mampu menangkap mangsa hidup yang bergerak cepat, seperti anjing laut,” kata peneliti biologi evolusi University of Basel, Lily Fogg.

Menurutnya, kondisi perairan Arktik yang redup memungkinkan hiu Greenland menyergap anjing laut yang sedang tidur, beristirahat, terluka, atau terjebak es.

Advertisement
Your Ad Could Be Here
728×90 — Responsive Leaderboard

Spesies ini hidup di Samudra Atlantik Utara dan perairan Arktik di sekitar Greenland, Kanada, serta Islandia. Untuk bertahan di suhu yang sangat dingin, tubuh mereka mengandung senyawa kimia berkadar tinggi yang berfungsi sebagai antibeku. Efek sampingnya, daging hiu Greenland menjadi beracun.

Meski penyebarannya luas dan bukan tergolong spesies langka, para ilmuwan mengakui pengetahuan mengenai hiu Greenland masih sangat terbatas.

“Menakjubkan bahwa untuk hiu sebesar ini dengan wilayah penyebaran yang luas, kita masih mengetahui sangat sedikit tentang mereka,” ujar ahli biologi laut dan ilmuwan perikanan Arktik dari Oceans North, Brynn Devine.

Menurutnya, lokasi kawin, tempat melahirkan, hingga jumlah anak yang dilahirkan setiap kehamilan masih belum diketahui secara pasti. Hingga kini, hanya satu hiu Greenland betina yang pernah ditemukan dalam kondisi hamil.

Keterbatasan data tersebut membuat ilmuwan juga belum mampu memperkirakan jumlah populasi hiu Greenland di alam, sehingga sulit menilai kondisi populasinya maupun ancaman seperti tertangkap alat tangkap perikanan.

Advertisement
Your Ad Could Be Here
728×90 — Responsive Leaderboard

Tinggalkan Komentar